Tinggalkan komentar

MERELAKAN DENGAN YANG LAIN

kita akan tersenyum bila orang yang kita cintai juga tersenyum bahagia. Entah dengan siapapun. Tetapi, kebahagiannya adalah kebahagian kita (orang yang mencintainya). Yahhh walau senyum dan kebahagiaannya harus dengan orang yang ia cintai dan orang yang ia cintai adalah bukan kita”

Mungkin kata kata itu adalah bohong, munafik. Bagaimana mungkin kita dapat merelakan orang yang kita cintai dengan orang lain. Mungkin hati kita akan hancur. Saat tahu bahwa kebahagiaan yang ia cari adalah bukan dengan kita.


Saat ia masih dengan orang yang ia cintai, lihat dia. Mungkin wajah sedihnya akan lenyap dengan kebahagiaan yang ia hasilkan berdua dengan seseorang. Senyumnya, wajahnya, matanya seolah olah mengisyaratkan “ini lho, kebahagiaan yang ku cari”. Dan saat kamu melihat wajah bahagianya, ku yakin dirimu pasti melupakan dengan siapa ia sekarang. Dan aku yakin pasti wajah mu ikut tersenyum melihatnya. Ketahuilah, kebahagiaannya adalah kebahagiaan mu dan kebahagiaan mu bukanlah kebahagiaanya.

Saat ia tidak lagi bersama orang yang ia cintai. Tatap matanya dalam dalam, lihat perubahan dari dirinya. Lihat wajahnya yang lekat dengan kesedihan. Tarik nafas dalam dalam, lihat tubuhnya, pikirkan perubahan itu, dan tutup matamu sejenak. Dan kamu akan dapati pipimu basah dengan air mata. Aku yakin, bahwa hati mu akan berucap “carilah kebahagiaan mu, sayang. Aku rela walau kebahagiaan itu bukanlah dengan aku. Karena aku tak mampu melihat dirimu yang sekarang ini. Aku rindu dengan senyum di wajah tampan mu itu. Temukanlah seseorang yang dapat kau ajak untuk mengukir kebahagiaan dalam torehan lembaran hidup mu itu. Berjuanglah. Disini, aku mendukung mu. Walau sedikit perih untuk diri ku.”

Dengan tidak sadar, diri mu telah merelakan dirinya. Mencintai seseorang adalah hak mu, tetapi memiliki dirinya bukanlah sepenuhnya dari hak mu. Relakan dirinya, demi mencari kebahagiaan. Toh kebahagiaanya itu adalah untuk diri mu. Ia ingin membuat mu bahagia dengan jalan lain (jalan yang ia pilih cocok untuk diri mu dan dirinya). Dan kini, cintailah dia sekuat raga hati mu. Percayalah dirinya akan selalu ada di dalam hati mu bila kau tetap mencintainya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: